KALIMANTAN BARAT — CapCut Pad resmi tersedia di Google Play Store untuk perangkat tablet Android. Aplikasi ini merupakan versi adaptasi dari aplikasi CapCut mobile yang sudah populer, dengan tata letak dan fungsionalitas yang dirancang ulang agar lebih optimal di layar yang lebih luas.
ByteDance mengklaim CapCut Pad menghadirkan "tenaga editing setara desktop" di genggaman pengguna. Fitur andalannya meliputi pengeditan multi-track pada garis waktu (timeline) yang lebih presisi, kunci kroma (chroma key) untuk mengganti latar belakang, stabilisasi video, serta animasi keyframe untuk kontrol gerakan yang detail.
Selain itu, aplikasi ini mendukung ekspor video hingga resolusi 4K pada 60 frames per second (fps) dengan format HDR. Fitur slow motion halus juga disematkan untuk memberikan efek sinematik pada rekaman.
CapCut Pad dapat diunduh dan digunakan secara gratis. Namun, untuk mengakses fitur-fitur premium tertentu, pengguna diharuskan berlangganan CapCut Pro. Informasi harga langganan tidak dipublikasikan secara terbuka di luar aplikasi, namun diperkirakan mulai dari sekitar 10 dolar AS per bulan (setara sekitar Rp 165 ribu).
Saat artikel ini ditulis, CapCut Pad sudah bisa diunduh oleh pengguna tablet Android di Indonesia melalui Google Play Store. Belum ada informasi resmi apakah versi ini akan hadir untuk iPad dalam waktu dekat.
Peluncuran CapCut Pad menandai langkah ByteDance untuk memperkuat posisinya di segmen kreator konten yang menggunakan perangkat bergerak. Selama ini, aplikasi seperti LumaFusion atau DaVinci Resolve (versi mobile) mendominasi pasar editor video profesional di tablet. Dengan pendekatan freemium dan basis pengguna CapCut yang sudah sangat besar, kehadiran CapCut Pad berpotensi mengubah peta persaingan di kategori ini.
Bagi pelaku bisnis digital dan kreator konten di Indonesia, kehadiran aplikasi ini bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau dan mudah diakses untuk memproduksi konten video berkualitas tinggi langsung dari perangkat tablet yang sudah mereka miliki.