KAYONG UTARA — Sebanyak 1.000 lebih warga di Kabupaten Kayong Utara mendapatkan jatah daging kurban Iduladha tahun ini dari Masjid Kapal Munzalan. Hewan kurban yang dikelola panitia tidak hanya dibagikan kepada jemaah masjid, tetapi juga menjangkau warga di desa-desa terpencil.
Panitia kurban Masjid Kapal Munzalan mencatat jumlah penerima manfaat tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Pendistribusian dilakukan secara bertahap sejak hari pertama Iduladha hingga hari tasyrik.
Penerima manfaat berasal dari kalangan warga kurang mampu, anak yatim, dan lansia yang tinggal di sekitar Kecamatan Sukadana dan beberapa desa di Kayong Utara. Panitia juga mengirimkan daging kurban ke panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah tersebut.
“Kami prioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan, termasuk mereka yang tinggal di lokasi yang jauh dari pusat kota,” ujar salah satu pengurus masjid.
Panitia tidak merinci jumlah pasti hewan kurban yang disembelih, namun memastikan jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari seribu kepala keluarga. Proses penyembelihan dilakukan di halaman masjid dengan melibatkan puluhan relawan.
Daging kurban dikemas dalam kantong plastik ukuran satu kilogram agar mudah didistribusikan. Setiap penerima mendapatkan jatah daging yang relatif sama.
Masjid Kapal Munzalan dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di Kayong Utara dengan arsitektur menyerupai kapal. Lokasinya yang strategis di pusat Kecamatan Sukadana memudahkan koordinasi dan distribusi hewan kurban.
Setiap tahun, antusiasme warga untuk berkurban di masjid ini terus meningkat. Panitia mencatat jumlah hewan kurban yang masuk tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, meskipun kondisi ekonomi masih belum sepenuhnya pulih.
Selain distribusi di sekitar masjid, panitia juga mengirimkan tim ke beberapa desa yang sulit dijangkau. Program ini disebut kurban keliling dan sudah berjalan selama tiga tahun terakhir. Tujuannya agar warga di pelosok tetap bisa menikmati daging kurban tanpa harus datang ke kota.
Panitia berharap program ini bisa terus berlanjut dan jumlah penerima manfaat bisa bertambah pada Iduladha tahun depan. Mereka juga membuka peluang bagi masyarakat umum untuk ikut berkurban melalui masjid.