Digitimes melaporkan bahwa Apple Watch Ultra 4 akan membawa “peningkatan signifikan pada fungsi penginderaan.” Jumlah komponen sensor disebut bakal berlipat ganda dibanding pendahulunya. Langkah ini memungkinkan Apple mengurangi ketergantungan pada interpretasi data berbasis algoritma, yang selama ini kerap menjadi sumber perdebatan akurasi.
Dampaknya tidak hanya pada kualitas data kesehatan, tetapi juga efisiensi daya. Dengan sensor yang lebih banyak dan lebih baik, prosesor tidak perlu bekerja ekstra keras untuk mengoreksi data mentah. Hasilnya, performa meningkat dan baterai lebih awet.
Sayangnya, fitur pemantauan gula darah yang sudah lama dinantikan penggemar Apple Watch belum akan hadir di model ini. Meski ada tren positif dalam pengembangannya, teknologi tersebut diprediksi baru muncul di generasi mendatang.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2022, lini Apple Watch Ultra belum pernah mendapatkan ubahan desain besar. Tahun lalu, Ultra 3 hanya menerima sentuhan minor. Kini, Digitimes menyebut Ultra 4 akan mengalami “desain ulang penuh” atau yang mereka sebut “major redesign.”
Sebelumnya, Apple sempat berencana menggunakan layar microLED untuk model 2026 yang kabarnya akan hadir dengan ukuran lebih besar. Namun, dengan dibatalkannya proyek microLED, kemungkinan besar rencana tersebut ikut berubah. Belum jelas seperti apa wujud akhir Ultra 4, tetapi perubahan drastis pada bodi sudah bisa diantisipasi.
Apple Watch saat ini sudah bisa memberikan notifikasi hipertensi pada perangkat yang kompatibel. Namun, laporan terbaru menyebut Apple sedang menyiapkan fitur tekanan darah tinggi yang lebih spesifik. Fitur ini belum diluncurkan ke publik karena masih dalam proses review oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Belum diketahui pasti perbedaan antara fitur baru ini dengan notifikasi hipertensi yang sudah ada di watchOS. Apple diperkirakan akan mengumumkan fitur kesehatan anyar tersebut bersamaan dengan peluncuran Apple Watch Ultra 4 dan Apple Watch Series 12 pada ajang September mendatang.
Digitimes melaporkan bahwa efisiensi daya pada Apple Watch Ultra 4 akan meningkat secara signifikan. Peningkatan ini kemungkinan besar berasal dari chip S-series anyar atau optimalisasi dari sensor-sensor baru.
Tahun lalu, Apple Watch Ultra 3 mencatatkan peningkatan daya tahan baterai untuk pertama kalinya di lini Ultra. Kini, Ultra 4 diprediksi kembali menawarkan lonjakan serupa. Namun, ada kemungkinan Apple memilih jalur berbeda: memperkecil ukuran baterai fisik untuk memberi ruang bagi komponen sensor tambahan, sambil tetap mempertahankan daya tahan yang sama.
Keputusan akhir masih menunggu konfirmasi resmi dari Apple. Namun, dari bocoran yang ada, jelas bahwa perusahaan asal Cupertino itu serius menjadikan Ultra 4 sebagai jam tangan pintar paling mumpuni di kelasnya—dari segi kesehatan, desain, hingga ketahanan baterai.