Pencarian

Vihara Tjhie San Thong Berusia 180 Tahun di Mempawah Terancam Dibongkar, Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:02:15 WIB
Vihara Tjhie San Thong Berusia 180 Tahun di Mempawah Terancam Dibongkar, Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Turun Tangan
Vihara Tjhie San Thong, bangunan bersejarah berusia 180 tahun di Mempawah, kini terancam pembongkaran.

MEMPAWAH — Vihara Tjhie San Thong yang telah berdiri sejak 180 tahun lalu di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, kini terancam dibongkar. Rencana tersebut memicu reaksi keras dari tokoh masyarakat Tionghoa setempat yang menilai bangunan itu bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol sejarah dan identitas budaya yang harus dilestarikan.

“Kami menolak pembongkaran ini. Vihara Tjhie San Thong adalah warisan sejarah yang sudah ada sejak 180 tahun lalu. Keasliannya harus dijaga,” ujar salah satu tokoh Tionghoa Mempawah yang enggan disebutkan namanya. Pernyataan itu mencerminkan kekhawatiran warga terhadap hilangnya situs bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang komunitas Tionghoa di wilayah tersebut.

Mengapa Vihara Tjhie San Thong Begitu Penting Bagi Warga?

Vihara Tjhie San Thong bukan hanya tempat ibadah tertua di Mempawah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat Tionghoa. Bangunan ini menyimpan arsitektur khas Tionghoa klasik yang sudah jarang ditemukan di Kalimantan Barat. Bagi warga, vihara ini adalah pengingat akan leluhur dan perjuangan komunitas Tionghoa di tanah Mempawah selama hampir dua abad.

“Ini bukan soal bangunan fisik semata. Ini tentang jati diri kami sebagai bagian dari sejarah Mempawah. Jika dibongkar, kami kehilangan satu-satunya bukti nyata keberadaan kami di sini sejak zaman kolonial,” tambah tokoh tersebut.

Apa Dampak Pembongkaran bagi Masyarakat Mempawah?

Pembongkaran Vihara Tjhie San Thong berpotensi menghilangkan salah satu ikon wisata religi dan budaya di Mempawah. Selama ini, vihara tersebut juga menjadi destinasi ziarah dan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Hilangnya bangunan ini bisa berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan vihara.

Selain itu, warga khawatir pembongkaran akan memicu konflik horizontal jika tidak dikomunikasikan dengan baik. “Kami tidak mau ada gesekan. Tapi kami juga tidak bisa diam saat warisan nenek moyang kami hendak dihancurkan,” tegasnya.

Langkah Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah?

Para tokoh masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah segera turun tangan. Mereka meminta agar vihara ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Peraturan Daerah (Perda) atau setidaknya Surat Keputusan Bupati. Dengan status tersebut, bangunan tua itu akan terlindungi secara hukum dari pembongkaran atau alih fungsi.

“Kami minta Pemkab Mempawah mendengar suara kami. Jadikan vihara ini sebagai cagar budaya. Jangan sampai sejarah 180 tahun lenyap hanya karena kepentingan sesaat,” pungkasnya.

Vihara Tjhie San Thong: Saksi Sejarah yang Terancam Punah?

Vihara Tjhie San Thong diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke-19, menjadikannya salah satu bangunan tertua di Mempawah. Arsitekturnya yang khas dengan ornamen naga dan ukiran kayu khas Tionghoa menjadi daya tarik tersendiri. Namun, tanpa perlindungan hukum, keberadaannya kini berada di ujung tanduk. Warga berharap pemerintah provinsi maupun pusat juga ikut memperhatikan nasib vihara ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mempawah terkait rencana pembongkaran tersebut. Tokoh masyarakat berjanji akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan.

Siapa yang Paling Terdampak Jika Vihara Ini Dibongkar?

Masyarakat Tionghoa Mempawah menjadi pihak yang paling terdampak secara langsung. Namun, secara lebih luas, seluruh warga Mempawah dan Kalimantan Barat juga akan kehilangan salah satu warisan budaya berharga. Para sejarawan dan pegiat budaya pun menyayangkan rencana ini karena vihara tersebut merupakan aset sejarah yang tidak ternilai.

Kapan Keputusan Pembongkaran Akan Dieksekusi?

Belum ada kepastian waktu mengenai kapan pembongkaran Vihara Tjhie San Thong akan dilakukan. Namun, kekhawatiran warga semakin meningkat setelah beredar informasi bahwa bangunan tersebut akan digusur untuk proyek pembangunan tertentu. Warga berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi dan menghentikan rencana tersebut.

Apa yang Harus Dilakukan untuk Menyelamatkan Vihara Ini?

Langkah paling mendesak adalah mendorong Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mengeluarkan Surat Keputusan Bupati yang menetapkan Vihara Tjhie San Thong sebagai cagar budaya sementara. Selanjutnya, proses pengusulan status cagar budaya permanen melalui Perda harus segera dimulai. Selain itu, warga juga mengajak semua pihak, termasuk akademisi dan pegiat budaya, untuk ikut menyuarakan pelestarian vihara ini.

Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks