SAMBAS — Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Sambas tahun ini berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Daerah, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas. Inspektur upacara, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI di hadapan peserta upacara yang memadati area tersebut.
Apa Isi Amanat yang Dibacakan Dandim 1208?
Dalam amanatnya, Dandim menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pemersatu bangsa di tengah keberagaman Indonesia. “Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, mari kita perkuat semangat persatuan dan kesatuan serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang maju, aman dan sejahtera,” tegas Letkol Dwiyanto di hadapan peserta.
Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga toleransi, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong. Ajakan ini menjadi penekanan utama dalam sambutan yang dibacakan dari BPIP.
Rangkaian Upacara dan Dampaknya bagi Warga
Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga doa bersama yang dipimpin oleh petugas upacara.
Bagi masyarakat Sambas, peringatan ini menjadi pengingat kolektif akan pentingnya nilai kebangsaan di tengah kehidupan sehari-hari. Kehadiran pelajar dan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa semangat Pancasila terus dirawat lintas generasi di Kalimantan Barat.
Harapan ke Depan: Memperkokoh Komitmen Kebangsaan
Melalui peringatan tahun 2026 ini, diharapkan komitmen seluruh elemen bangsa semakin kokoh untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai Pancasila pun diharapkan dapat diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga hingga ranah publik.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Sambas menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan serupa yang digelar di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Juni 2026.