KALIMANTAN BARAT — Keyakinan Sutton bukan tanpa dasar. Arsenal tampil solid dengan hanya kebobolan satu gol dalam tiga kemenangan beruntun, termasuk saat menaklukkan Chelsea di derbi London. Konsistensi ini membuat Sutton, yang pernah membawa Blackburn Rovers juara, menyebut Arsenal sebagai "kekuatan besar" di Premier League.
Yang membuat Arsenal istimewa musim ini adalah soliditas pertahanan mereka. Catatan tiga laga pembuka dengan kebobolan kurang dari dua gol baru terjadi ketiga kalinya dalam sejarah klub di kasta tertinggi. Dua momen sebelumnya terjadi pada musim 2003-04 yang legendaris, ketika Arsenal menjalani seluruh musim tanpa terkalahkan.
Laju ini berkelanjutan dari delapan kemenangan liga beruntun yang mereka torehkan sejak musim lalu. Kombinasi rekor tersebut yang membuat Sutton percaya persaingan gelar musim ini mungkin hanya akan menjadi prosesi bagi Arsenal.
"Saya tidak melihat ada yang bisa menghentikan Arsenal," kata Sutton kepada BBC. "Mereka benar-benar kekuatan besar. Chelsea adalah tim yang bagus, tetapi Arsenal selalu menemukan cara untuk menang."
Pujian Sutton menjadi sinyal bahwa pengamat mulai melihat perubahan hierarki di London utara. Arsenal yang sebelumnya kerap dianggap kurang greget kini menjelma sebagai mesin kemenangan yang efisien, bahkan saat performa mereka tidak sedang dalam kondisi terbaik.
Arsenal tidak punya banyak waktu untuk merayakan pujian. The Gunners akan memulai kampanye Liga Champions dengan lawatan berat ke Italia untuk menghadapi Napoli pada Rabu. Setelah itu, mereka kembali ke kompetisi domestik dengan bertandang ke Stadium of Light untuk berhadapan dengan Sunderland pada Sabtu.
Dua laga tandang beruntun ini akan menjadi ujian nyata seberapa dalam skuad asuhan Mikel Arteta. Jika Arsenal mampu melewati pekan krusial ini dengan hasil positif, prediksi Sutton tentang tim yang tak terbendung akan semakin sulit untuk dibantah.