Pencarian

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di 4 Kabupaten Kalbar hingga 22 Juni 2026, Warga Diimbau Waspada Banjir dan Longsor

Rabu, 17 Juni 2026 • 09:35:01 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di 4 Kabupaten Kalbar hingga 22 Juni 2026, Warga Diimbau Waspada Banjir dan Longsor
BMKG Kalbar mengeluarkan peringatan hujan lebat di Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, dan Sintang hingga 22 Juni 2026.

PONTIANAK — Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kalimantan Barat, Sutikno, mengonfirmasi bahwa potensi hujan lebat diprakirakan meluas di sejumlah wilayah pada Selasa (17/6/2026). Empat kabupaten yang masuk dalam zona waspada adalah Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, dan Sintang.

"Seminggu ke depan masih berpotensi hujan," kata Sutikno kepada TribunPontianak.co.id, Selasa (16/6/2026).

Dampak yang Perlu Diwaspadai: Banjir hingga Longsor

BMKG mengimbau masyarakat tidak hanya bersiap menghadapi genangan air, tetapi juga potensi bencana sekunder. "Tetap waspada terhadap kondisi-kondisi yang mungkin saja terjadi seperti banjir, longsor dan lain-lain," imbuh Sutikno.

Pihaknya juga meminta warga untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui laman resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Banjir Rob Juga Mengancam Kota Pontianak hingga 20 Juni

Secara terpisah, Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Risa Yulisma, memperingatkan potensi banjir pesisir atau rob di wilayah Kota Pontianak. Fenomena ini dipicu oleh fase bulan baru yang terjadi pada 15 Juni 2026, yang meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

"Kami menyampaikan bahwa adanya fenomena bulan baru pada tanggal 15 Juni 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di wilayah pesisir Kalimantan Barat," ujar Risa.

Banjir rob diperkirakan terjadi pada 15 hingga 20 Juni 2026 dengan pasang harian maksimum mencapai 1,9 hingga 2 meter. Ketinggian ini diukur berdasarkan rata-rata maksimum water level di titik pengamatan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak.

Waktu Pasang Tertinggi: Sore hingga Malam Hari

BMKG memprediksi waktu pasang tertinggi berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari. "Yang diukur dari ketinggian rata-rata maksimum water level di titik pengamatan kami yaitu di Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak yang diperkirakan terjadi pada pukul 5 sore hingga 10 malam," tambah Risa.

Masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir Kota Pontianak diminta untuk mengamankan barang-barang berharga dan waspada terhadap kemungkinan genangan air laut yang masuk ke pemukiman.

Bagikan
Sumber: pontianak.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks