SAMBAS — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memanfaatkan momen Subuh berjamaah di ujung barat Pulau Kalimantan untuk menyerahkan bantuan pembangunan rumah ibadah. Dalam kunjungannya ke Masjid Wahdatul Ummah, Desa Temajuk, ia mengalokasikan Rp20 juta untuk operasional masjid tersebut. Masing-masing Rp15 juta juga diberikan kepada Surau Nikmatul Temajuk dan Surau Al-Ikhlas Sempadan.
Dalam tausiyahnya, Norsan mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan menjadi kesempatan menyiapkan bekal menuju kehidupan kekal. Ia menekankan, investasi akhirat bisa dimulai dari amalan sederhana yang dilakukan secara ikhlas dan konsisten.
“Saya mengajak masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki bagi pembangunan fasilitas umum, rumah ibadah, maupun membantu sesama yang membutuhkan. Mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain juga menjadi salah satu bentuk investasi akhirat terbaik,” ujar Gubernur.
Norsan juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan antarsesama (hablum minannas). Menurutnya, integritas dalam bekerja dan semangat melayani masyarakat merupakan bagian dari ibadah sosial yang bernilai pahala.
“Investasi dunia mungkin memberikan keuntungan materi dan kenyamanan sesaat, tetapi investasi akhirat menghadirkan ketenangan jiwa serta kebahagiaan yang hakiki,” pesannya.
Selain dana tunai, Gubernur turut menyerahkan 100 lembar sarung salat bagi jamaah Masjid Wahdatul Ummah. Kegiatan Subuh berjamaah dan kultum ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyeimbangkan tanggung jawab pembangunan daerah dengan penguatan nilai spiritual dan kepedulian sosial.
Desa Temajuk sendiri dikenal sebagai salah satu titik paling barat Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kunjungan Gubernur ke wilayah ini sekaligus menjadi sinyal perhatian pemerintah provinsi terhadap penguatan sarana ibadah di daerah perbatasan.