KALIMANTAN BARAT — Program Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026 masih memberikan ruang pendaftaran bagi calon mahasiswa yang masuk perguruan tinggi melalui jalur mandiri. Berbeda dengan periode pendaftaran sebelumnya, mahasiswa yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) sudah tidak bisa lagi mengajukan permohonan pada periode ini.
Batas akhir pengajuan KIP Kuliah untuk jalur mandiri ditetapkan pada 31 Oktober 2026. Artinya, mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta terakreditasi masih punya waktu sekitar dua bulan untuk melengkapi proses pendaftaran.
Pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengingatkan agar pendaftaran tidak dilakukan di menit-menit terakhir. Prosesnya tidak hanya membuat akun dan mengisi formulir, tapi juga menyiapkan dokumen pendukung yang akan diverifikasi oleh kampus.
Prioritas utama diberikan kepada penerima KIP Pendidikan Menengah yang namanya tercatat dalam Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan maksimal desil 4 dan telah dinyatakan lolos seleksi mandiri. Namun, mahasiswa yang belum masuk DTSEN tetap bisa dipertimbangkan jika memenuhi kriteria ekonomi tertentu.
Beberapa syarat yang perlu dipenuhi calon penerima:
Bagi yang belum masuk DTSEN, bisa melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) serta dokumen pendukung lain seperti foto kondisi rumah dan rekening listrik. Dokumen-dokumen ini akan diverifikasi langsung oleh perguruan tinggi masing-masing.
Calon mahasiswa bisa mendaftar lewat laman resmi KIP Kuliah. Ikuti tahapan berikut:
Setelah semua berkas diunggah, pihak kampus akan melakukan proses verifikasi. Mahasiswa yang memenuhi ketentuan kemudian diusulkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai calon penerima KIP Kuliah.
Proses pengajuan tidak berhenti di pendaftaran online. Verifikasi dokumen oleh perguruan tinggi menjadi penentu apakah mahasiswa layak menerima bantuan.
Perlu dicatat, jadwal yang tertera di sistem bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan penyelenggara. Calon penerima disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui laman resmi KIP Kuliah dan menghubungi pihak kampus jika ada kendala administrasi.
Waspadai oknum yang menjanjikan kelulusan KIP Kuliah dengan imbalan tertentu. Proses seleksi dan verifikasi sepenuhnya dilakukan melalui sistem dan kampus tujuan, tanpa biaya apa pun.