Pencarian

Video Karhutla di Rasau Jaya Tiga Dikaitkan dengan Bibit Sawit, Kepala Dusun Minta Konten Kreator Datang ke Warga

Senin, 07 September 2026 • 11:01:31 WIB
Video Karhutla di Rasau Jaya Tiga Dikaitkan dengan Bibit Sawit, Kepala Dusun Minta Konten Kreator Datang ke Warga
Kepala Dusun Suka Damai meminta konten kreator mengklarifikasi video karhutla yang dikaitkan dengan bibit sawit di Rasau Jaya Tiga.

KUBU RAYA — Suasana di Sekunder C Dusun Suka Damai RT 01 RW 12 Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, mendadak ramai setelah sebuah video kebakaran lahan yang dikaitkan dengan bibit sawit menyebar luas di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram salam.id dan beberapa akun lainnya itu dinilai warga tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Kepala Dusun Suhendi tidak memungkiri adanya peristiwa kebakaran lahan di wilayahnya. Namun, ia bersikeras lokasi yang terekam dalam video yang beredar tersebut berbeda dengan kejadian karhutla yang sebenarnya terjadi.

Perbedaan lokasi dan konteks inilah yang kemudian menjadi pangkal persoalan. Narasi yang berkembang di media sosial dinilai telah menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Konten Kreator Diminta Turun ke Lapangan

Suhendi secara khusus menyampaikan permintaan kepada konten kreator yang pertama kali mengunggah video tersebut. Ia berharap pembuat konten tidak berhenti pada sekadar menyebarkan video, tetapi juga bersedia menemui warga secara langsung.

"Kalau memang ada informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat, silakan diklarifikasi. Datang dan temui warga, jelaskan maksud dan tujuan video itu diviralkan, supaya masyarakat tidak mendapatkan informasi yang keliru," ujar Suhendi.

Menurutnya, klarifikasi secara terbuka jauh lebih baik daripada membiarkan persoalan ini berhenti pada informasi yang beredar di media sosial tanpa penjelasan mengenai fakta di lapangan.

Keberadaan Bibit Sawit di Lokasi Kebakaran

Kepala Desa Rasau Jaya Tiga, Tukiman, turut angkat bicara. Pemerintah desa berharap informasi yang mengaitkan video tersebut dengan wilayah Rasau Jaya Tiga segera diluruskan agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas.

Penjelasan lebih rinci disampaikan oleh Masyarakat Peduli Api (MPA), Mukiran. Ia membantah tafsir yang berkembang bahwa bibit sawit yang terlihat dalam video berkaitan dengan aktivitas penanaman di lokasi kebakaran.

Bibit-bibit tersebut, kata Mukiran, merupakan bagian dari usaha pembibitan milik Bu Salim. Usaha itu memang diperuntukkan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat, bukan untuk ditanam di lahan yang terbakar.

Warga Diimbau Lebih Teliti Membagikan Konten

Persoalan karhutla memang masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Barat. Di tengah situasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati sebelum membagikan konten yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru, terutama yang berkaitan dengan lokasi dan konteks sebuah kejadian.

Warga Rasau Jaya Tiga berharap klarifikasi ini mampu memberikan gambaran yang lebih utuh kepada publik. Langkah ini juga dimaksudkan untuk mencegah informasi yang belum jelas faktanya kembali memicu kesalahpahaman di kemudian hari.

Suhendi kembali menegaskan harapannya agar konten kreator terkait bersedia hadir di tengah warga. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan langsung dan persoalan ini tidak berlarut-larut hanya karena informasi yang belum terverifikasi.

Follow www.kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbarnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks