KABARPONTIANAK.COM — BCA membuka pendaftaran Beasiswa Bakti BCA 2027 bagi mahasiswa program S1 non-vokasi di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi BCA dan ditutup pada 30 September 2026 pukul 23.59 WIB. Program ini mencakup tiga kategori dukungan, mulai dari bantuan biaya kuliah hingga apresiasi prestasi non-akademis.
Program tahun ini hadir dengan tiga kategori pendaftaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang mahasiswa. Setiap pelamar hanya dapat memilih satu kategori yang paling sesuai dengan kondisi atau pencapaian mereka.
Tiga Kategori Beasiswa: Dari Bantuan Finansial hingga Prestasi Non-Akademis
Kategori pertama adalah Bantuan Finansial yang diperuntukkan bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi. Pendaftar pada jalur ini wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai persyaratan verifikasi.
Kategori kedua adalah Prestasi Akademis bagi mahasiswa dengan rekam jejak akademikunggul. Sementara kategori ketiga adalah Prestasi Non-Akademis yang terbuka untuk mahasiswa yang memiliki pencapaian di tingkat provinsi dalam tiga tahun terakhir, dengan kewajiban mengunggah video pendukung sebagai bukti.
Fasilitas yang Diterima Penerima Beasiswa Bakti BCA
Penerima Beasiswa Bakti BCA akan memperoleh sejumlah manfaat selama masa studi. Secara finansial, mahasiswa terpilih mendapatkan uang saku bulanan sebesar Rp500.000 serta subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) minimal Rp2.000.000 per semester.
Selain bantuan dana, para penerima beasiswa juga akan mengikuti program pengembangan diri selama satu tahun. Program ini mencakup pelatihan soft skill dan literasi keuangan yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional.
BCA juga menyediakan wadah pengembangan jaringan bagi penerima beasiswa melalui komunitas Bakti Champions. Mahasiswa terpilih yang menunjukkan performa terbaik memiliki kesempatan untuk diikutsertakan dalam ajang National Summit yang diselenggarakan BCA.
Persyaratan Umum dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Terdapat sejumlah syarat umum yang harus dipenuhi calon pendaftar. Pelamar wajib merupakan Warga Negara Indonesia yang belum menikah dan berusia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026.
Mahasiswa juga dipastikan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain dan tidak bekerja secara penuh waktu. Keaktifan dalam organisasi atau kepanitiaan kampus menjadi salah satu poin penilaian, serta kesediaan untuk mengikuti rangkaian program pengembangan diri selama satu tahun penuh.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring, sehingga calon pendaftar perlu menyiapkan dokumen digital terlebih dahulu. Dokumen yang dibutuhkan meliputi sertifikat prestasi maksimal tiga tahun terakhir, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) khusus untuk kategori Bantuan Finansial, dan video pendukung untuk kategori Prestasi Non-Akademis. Sistem pendaftaran membatasi unggahan maksimal tiga dokumen dalam satu proses pendaftaran.
Seluruh berkas dan formulir harus dikirimkan selambat-lambatnya pada 30 September 2026 pukul 23.59 WIB melalui laman resmi yang telah ditentukan BCA.