KAI Terapkan Gapeka 2026 Mulai 1 Desember, Rute KA Pangandaran Diperpanjang

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 04 November 2026 | 12:53:31 WIB
PT KAI memberlakukan Gapeka 2026 secara serentak di seluruh wilayah operasi mulai 1 Desember 2026.

KALIMANTAN BARAT — PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 secara serentak di seluruh wilayah operasi mulai 1 Desember 2026. Tiket untuk jadwal baru sudah bisa dipesan sejak 1 November 2026 melalui aplikasi Access by KAI. Perubahan mencakup perpanjangan rute KA Pangandaran hingga sejumlah penyesuaian jadwal di Daop 2 Bandung.

Pemberlakuan Gapeka 2026 dilakukan untuk menyesuaikan pola layanan perjalanan kereta api dengan kebutuhan masyarakat, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Kebijakan ini diterapkan secara terpusat oleh KAI dan berlaku di seluruh Daerah Operasi (Daop) di Pulau Jawa serta Divisi Regional (Divre) di Pulau Sumatera.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut penyesuaian jadwal merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api.

"Gapeka 2026 merupakan penyesuaian pola perjalanan kereta api yang dilakukan secara terpusat oleh KAI. Melalui penerapan Gapeka baru ini, KAI berupaya menghadirkan layanan perjalanan yang semakin optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa KA," ujar Kuswardojo.

Rute KA Pangandaran Diperpanjang hingga Sidareja

Salah satu perubahan paling menonjol di wilayah Daop 2 Bandung adalah perpanjangan relasi KA Pangandaran. Rute yang sebelumnya Banjar–Gambir pulang-pergi (PP) kini menjadi Sidareja–Gambir PP.

Perpanjangan ini disebut untuk memudahkan masyarakat menuju kawasan wisata di Priangan Timur, termasuk Pantai Pangandaran, sekaligus memperluas pilihan perjalanan dari wilayah tersebut ke Bandung maupun Jakarta.

"Perpanjangan relasi KA Pangandaran menjadi Sidareja–Gambir PP diharapkan memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan yang semakin luas bagi masyarakat. Kami berharap layanan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong kunjungan wisata ke berbagai destinasi di wilayah Priangan Timur," jelas Kuswardojo.

KA Sangkuriang Jadi Perjalanan Reguler, Commuter Line Diperluas

Perubahan lain menyentuh status KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang PP. Perjalanan yang pada Gapeka 2025 masih berstatus penambahan baru itu kini masuk daftar reguler Gapeka 2026.

Di layanan commuter, relasi KA Commuter Line Bandung Raya diperluas dari semula Padalarang–Kiaracondong PP menjadi Padalarang–Cicalengka PP. Dengan begitu, seluruh perjalanan Commuter Line Bandung Raya di wilayah Daop 2 Bandung kini melayani relasi Padalarang–Cicalengka PP.

Kuswardojo menambahkan, hampir seluruh perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line di Daop 2 Bandung mengalami perubahan jadwal keberangkatan pada Gapeka 2026. Masyarakat diminta mencermati jadwal terbaru sebelum berangkat agar tidak tertinggal kereta.

Jumlah Perjalanan Harian Tetap 184 KA

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung pada Gapeka 2026 tidak berubah dibandingkan Gapeka sebelumnya, yakni 184 perjalanan per hari. Rinciannya:

  • KA Jarak Jauh: 50 perjalanan
  • KA Lokal: 60 perjalanan
  • KA Feeder: 72 perjalanan
  • KA Barang (Parcel Selatan): 2 perjalanan

Meski jumlahnya sama, komposisi dan jadwal perjalanan mengalami penyesuaian. KAI Daop 2 Bandung menyatakan komitmennya menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap mengoperasikan 184 perjalanan KA setiap hari.

Cara Cek Jadwal dan Pesan Tiket

Jadwal KA Jarak Jauh dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI pada menu perjalanan KA Antar Kota, sedangkan jadwal KA Lokal dan Commuter Line tersedia di menu KA Lokal. Tiket KA Jarak Jauh bisa dipesan sejak H-45 atau 45 hari sebelum keberangkatan, sementara tiket KA Lokal dipesan sejak H-7 atau seminggu sebelum keberangkatan.

"Untuk itu, kami mengingatkan kepada semua pengguna jasa kereta api untuk lebih teliti saat melakukan pemesanan pada grafik perjalanan kereta api baru, terutama terkait dengan keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung. Dengan mengetahui jadwal terbaru, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari risiko tertinggal kereta," tutur Kuswardojo.

Penerapan Gapeka 2026 menuntut penumpang di wilayah Bandung dan sekitarnya menyesuaikan rencana perjalanan, terutama karena jam keberangkatan mayoritas KA berubah meski frekuensi harian tetap. KAI mengimbau pemesanan tiket dilakukan melalui kanal resmi dan jadwal keberangkatan dipastikan kembali sebelum hari keberangkatan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: tugubandung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top