Pencarian

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Raih Dua Penghargaan Nasional: Penggerak Toleransi dan Pengembang Pariwisata Budaya

Jumat, 12 Juni 2026 • 21:50:01 WIB
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Raih Dua Penghargaan Nasional: Penggerak Toleransi dan Pengembang Pariwisata Budaya
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menerima dua penghargaan nasional atas penggerak toleransi dan pengembang pariwisata budaya.

SINGKAWANG — Dua penghargaan sekaligus diraih Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat pekan lalu. Kota Singkawang dinobatkan sebagai daerah dengan kategori Penggerak Toleransi dan Harmoni Sosial serta Pengembang Pariwisata Berbasis Keragaman Budaya.

Tema tahunan yang diusung adalah "Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional". Penghargaan ini menempatkan Singkawang sebagai salah satu contoh daerah yang berhasil menjadikan keberagaman sebagai kekuatan ekonomi dan sosial.

Kunci Keberhasilan: FKUB Aktif dan Kebijakan Inklusif

Penghargaan kategori toleransi diberikan karena Singkawang dinilai konsisten menjaga kerukunan melalui peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Berbagai kegiatan budaya lintas etnis dan kebijakan publik yang menjunjung prinsip kesetaraan menjadi faktor penilaian utama.

Tjhai Chui Mie mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas upaya berbagai pihak dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

"Penghargaan diberikan atas keberhasilan Kota Singkawang dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mengembangkan sektor pariwisata yang bertumpu pada kekayaan budaya dan keberagaman masyarakat," kata Tjhai Chui Mie dalam keterangannya, Jumat.

Festival Cap Go Meh dan Bakcang Jadi Andalan Wisata

Untuk kategori pariwisata, pemerintah daerah dinilai sukses mengangkat potensi budaya sebagai daya tarik wisata. Agenda tahunan seperti Festival Cap Go Meh dan Festival Bakcang dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Tjhai Chui Mie, keberagaman budaya, etnis, dan agama yang ada di Singkawang merupakan modal penting dalam pembangunan daerah. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada kekuatan lokal.

Penghargaan Milik Semua Warga, Bukan Hanya Pemda

Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa penghargaan ini bukan milik pemerintah daerah semata. Ia menyebut seluruh elemen masyarakat telah bersama-sama menjaga nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan di tengah keberagaman.

"Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah saja, tetapi milik seluruh masyarakat Kota Singkawang yang telah bersama-sama menjaga keharmonisan serta mendukung pembangunan daerah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Evaluasi dan Target ke Depan

Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Tjhai Chui Mie menyebut capaian ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki program-program pembangunan ke depan.

"Penghargaan ini akan dijadikan evaluasi untuk memperbaiki program ke depan. Kami tidak boleh berpuas diri. Tugas sekarang adalah menjaga apa yang sudah baik dan terus berinovasi agar Singkawang benar-benar menjadi rumah yang nyaman untuk semua," katanya.

Ke depan, Pemkot Singkawang akan terus memperkuat program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kerukunan sosial, serta pengembangan potensi daerah yang berkelanjutan. Target jangka panjangnya adalah menjadikan Singkawang sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks