Pencarian

5 Alasan Wisatawan Malaysia Betah Berlibur ke Pontianak: Bukan soal Kurs, Ada Penerbangan 45 Menit hingga Kuliner

Sabtu, 13 Juni 2026 • 10:06:01 WIB
5 Alasan Wisatawan Malaysia Betah Berlibur ke Pontianak: Bukan soal Kurs, Ada Penerbangan 45 Menit hingga Kuliner
Penerbangan langsung Kuching-Pontianak selama 45 menit memudahkan akses wisatawan Malaysia.

PONTIANAK — Lonjakan kunjungan wisatawan Malaysia ke Kalimantan Barat belakangan ini memang kerap dikaitkan dengan pelemahan rupiah terhadap ringgit. Namun, bagi Abang Sayyidi, pelancong asal Kuching, Sarawak, hitung-hitungan kurs bukanlah pertimbangan utama.

"Bagi saya, naik turunnya kondisi ekonomi bukan persoalan utama. Yang dicari wisatawan adalah pengalaman, budaya, makanan, dan kenangan yang didapat selama berkunjung," ujarnya, dikutip dari Tribun Pontianak, Jumat (12/6/2026).

Berikut lima alasan yang membuat wisatawan Malaysia betah berlibur ke Pontianak.

1. Penerbangan Langsung Kuching-Pontianak Hanya 45 Menit

Keberadaan rute penerbangan langsung dari Kuching ke Pontianak menjadi faktor kunci yang mendorong minat warga Sarawak. Sebelumnya, tidak ada penerbangan langsung yang menghubungkan kedua kota tersebut.

"Setelah ada, saya mengajak teman-teman untuk mencoba destinasi yang dekat. Dari Kuching ke Pontianak hanya sekitar 45 menit penerbangan," kata Abang Sayyidi. Jarak tempuh yang singkat ini menjadikan Pontianak sebagai destinasi luar negeri yang paling mudah dijangkau bagi warga Sarawak.

2. Kedekatan Budaya Antara Pontianak dan Sarawak

Selain akses yang mudah, kesamaan budaya membuat wisatawan Malaysia tidak merasa asing saat berada di Pontianak. Abang Sayyidi menilai masyarakat Pontianak memiliki banyak kemiripan dengan masyarakat Sarawak, mulai dari bahasa hingga kebiasaan sehari-hari.

Faktor ini membuat adaptasi berlangsung cepat dan wisatawan merasa nyaman selama berlibur, seolah tidak sedang berada di negara lain.

3. Kuliner Lokal: Dari Tulang Rusukku hingga Hore Crab

Kuliner menjadi daya tarik utama yang membuat Abang Sayyidi ingin kembali lagi ke Pontianak. Ia mengaku telah mencoba berbagai makanan yang direkomendasikan warga setempat selama berada di kota tersebut.

"Makanan yang saya suka di sini banyak sekali. Saya sudah mencoba Tulang Rusukku, Pusaka Minang, Hore Crab, Kampung Kecil, bakwan, mie dan berbagai makanan lainnya. Semuanya enak," ungkapnya.

4. Pengalaman Wisata yang Otentik dan Berbeda

Abang Sayyidi menegaskan bahwa pengalaman wisata yang ditawarkan Kota Pontianak jauh lebih berpengaruh dibanding persoalan kurs mata uang. Wisatawan mencari kenangan yang tidak bisa didapatkan di negara asal mereka.

Pontianak menawarkan perpaduan unik antara wisata alam, budaya Melayu, dan kehidupan perkotaan yang khas di garis khatulistiwa, menciptakan pengalaman yang sulit ditiru destinasi lain.

5. Kedekatan Geografis yang Memudahkan Kunjungan Berulang

Dengan waktu tempuh yang hanya 45 menit, Pontianak bukan sekadar destinasi liburan sekali jalan, melainkan tempat yang mudah dikunjungi berulang kali. Abang Sayyidi sendiri telah kembali ke Pontianak untuk kedua kalinya dalam bulan yang sama.

Kedekatan ini memungkinkan wisatawan Malaysia untuk datang dalam waktu singkat, bahkan sekadar untuk akhir pekan, tanpa perlu merencanakan perjalanan panjang dan mahal.

Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks